Saturday, May 22, 2010

Prayers at night

video

A worth sharing song from Kareem Salama..

Tittle: Prayers at night

When I was young on the Fourth of July
I'd go outside and watch the show in the sky
But little Fatima in Lebanon this July
Went outside and watched the fire chase her life
I'd laugh and play and make my parents smile
And she'd run for her life, that poor little child
So what do I do with these fond memories
When I wake up from nightmares and she lives bad dreams?

Chorus: And Fatima sends word from Lebanon
that it's high time the world remembers Allah
And she don't have what she needs to survive
But we can bend iron with our Prayers at Night
Yes, we can bend iron with our Prayers at Night

Fatima runs while she yells to the world,
"Why do you scare me? I'm just a little girl.
What was my crime? What did I do wrong?
Now I'm just another note in the same sad song."
Fatima's eyes shift from side to side,
As she breathes in the pain that falls from the sky.
She's trapped in the street where she played with her friends,
Now the fireworks that fall may carry my sins.

Chorus

Well, Fatima sees angels whisk her away.
They say "Hush, now, girl, there's no pain today."
But before she goes, she looks me dead in my eyes,
And she says "Fear God, then you'll save my life."


p/s: Just have a deep thought of the lyric...

wassalam...

Wednesday, May 12, 2010

Where are we now muslims?

Assalamualaikum wbt...

"Welcome to the Dark Ages or as it should be known the Golden Ages..Who are you? I am Al-jazzri.Engineer and engineers' inventor.I thought you said it was dark ages.It doesn't look very dark.That's because it is all a matter of perspective my soon to be illuminated friends. Of course that pass the world that went dark at all but in the civilization that stretched from Spain to China; the golden rays of discovery and inventions shine over everything. What civilization? The muslims civilization my young friend."

The above dialogues are taken from one of the conversations in a video entitled "1001 inventions: The library of secrets". What it is all about? I bet you can guess from the above dialogues. Well, you can watch it

Here 1001 inventions: The library of secrets 1

and here 1001 inventions: the library of secrets 2..


How were the videos? Interesting indeed rite !!..I would like to end this post using a 'poem' from Syed Naquib Al-Attas..Insyaallah this 'poem' might be the best conclusion for this post.


Aku melihat dunia hari ini
Orang Islam macam digenggam
Belenggu orang kafir
Akhirat mereka luput
Dunia pun tercicir
Budaya jahil tidak diambil peduli
Melampau-lampau dalam hiburan
Khayalan keterlaluan

Luas.....luas membanjir
Teruk...tak tertaksir orang yang karam
Barus, Singkel, Pasai, Ranir, Cordoba, Baghdad, Andalus
Hilang ....hilang ditelan zaman
Kita lupa semua jawapan persoalan kehidupan

Yang mahir dihafal
Mampukah kita nak jawab di depan Mungkar dan Nakir nanti?
Setengah-setengah orang kata,
sejarah ini ibarat pentas bermain wayang
Cerita-cerita lampau dihurai, dipanjang-panjang
Bila tamat diulang ....dan diulang ....ulang kembali

Kalau begitu, takkanlah mustahil
Untuk giliran Islam pula yang mendatang
Tamadun kita yang lama dahulu yang indah gemilang
Hidup semula, kembali segar-bugar terbentang,
Di dunia yang luas.

Syed Naquib Al-Attas

Aseef jiddan becoz I am not able to upload the videos here..But if anyone wants the video, can just buzz me then I'll try to send it to you.

Wallahualam..

Tuesday, May 11, 2010

Titik ajaib

Assalamualaikum wbt..

Ni ada lagu daripada saujana..album baru saujana rasanya..Lagu ni saya rasa sangat best dan insyaAllah boleh dijadikan penaik semangat..


Daripada kaca mata pengembara kita adalah berkelana
Daripada kaca mata penguasa kita adalah hamba-Nya yang lemah

Susurilah jalan-jalan kehidupan
Bertemankan suria nan indah

Renangilah gelora dilautan
Dengan kesabaran kelak kau kan tiba

Dakilah gunung yang tinggi
Untuk mencapai cita-citamu

Gapailah bintang yang kerlip
Untuk menerangi hatimu yang kecil ini

Daripada kaca mata pengembara kita adalah berkelana
Daripada kaca mata penguasa kita adalah hamba-Nya yang lemah

Luas jalan terbentang menuju kesaksian kebenaran

Dakilah gunung yang tinggi
Untuk mencapai cita-citamu

Gapailah bintang yang kerlip
Untuk menerangi hatimu yang kecil ini

Biarpun ribut melanda duniakan cerah pabila ia reda

Percaya pada dirimu sendiri
Kelak kau kan berjaya menggapai impian

Dakilah gunung yang tinggi
Untuk mencapai cita-citamu

Gapailah bintang yang kerlip
Untuk menerangi hatimu yang kecil ini

Dakilah gunung yang tinggi
Untuk mencapai cita-citamu

Gapailah bintang yang kerlip
Untuk menerangi hatimu yang kecil ini

p/s: bleh mendownload lagu ini di sini Titik Ajaib.. Semoga mampu meningkatkan dzatiyah dan jiddiyyah dalam diri melalui lagu ini..InsyaAllah

Wallahualam

Monday, May 3, 2010

Tinta emas dari ukhti

Assalamualaikum wbt..

Alhamdulillah satu exam paper telah berjaya dilepasi pada pagi tadi dan saya bertawakal sepenuhnya kepada Allah untuk memberikan apa yang terbaik buat saya. Sebelum sempat untuk saya membuat research yang lebih lanjut mengenai 'sibghah Allah' yang pernah saya postkan dalam entri yang sebelum ini, Allah telah menghantar seorang ukhti yang sudi meluangkan masa untuk menerangkan kepada saya tentang perkara tersebut. Jazakillah khair ukhti for the tinta emas that you have sent to me through email.

I would like to share it here...

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ana terbaca your blog and email ini just nk share a few something berkenaan ayat Allah dlm surah al-Baqarah ayat ke 138:

(Katakanlah wahai orang-orang yang beriman: Agama Islam, yang kami telah sebati dengannya ialah): Celupan Allah (yang mencorakkan seluruh kehidupan kami dengan corak Islam) dan siapakah yang lebih baik celupannya daripada Allah? (Kami tetap percayakan Allah) dan kepadaNyalah kami beribadat.
[al-Baqarah:138]

Ana petik kata-kata Ustaz Sayyid Qutb dari Fi Dhilal al-Quran:

Sibghah 'celupan' Allah, yang dikehendaki Allah menjadi celupan risalah terakhir bagi manusia, untuk menjadi landasan tegaknya kesatuan manusia dengan cakerawala-Nya yang luas, tanpa fanatisme, kedengkian, dan terikat pada kesukuan dan warna kulit.

Kita berhenti di sini pada satu tanda yang diungkapkan oleh al-Quran, yang memiliki pentunjuk yang amat dalam. Kalimat ini bersumber dari kalam Allah yang menetapkan, "Sibghah Allah. Dan, siapakah yang lebih baik sibghahnya daripada Allah?" Sedangkan, bahagian kalimat berikutnya adalah perkataan-perkataan orang yang beriman, yang disusulkan dalam rangkaian itu - tanpa dipisahkan - dengan kalam Allah yang Maha Suci, yang semuanya adalah al-Quran yang diturunkan Allah.Akan tetapi, bahagian pertama menceritakan tentang perkataan Allah, sedang bahagian kedua menceritakan tentang perkataan Allah, sedang bahagian kedua menceritakan tentang perkataan orang yang beriman. Itu merupakan penghormatan yang besar, di mana perkataan orang-orang mukmin dirangkaikan dengan firman Allah dalam satu rangkaian kalimat, sebagai petanda adanya hubungan yang kuat antara mereka dan Tuhannya, dan menunjukkan konsistensi yang menghubungkan mereka dengan Tuhannya. Contoh ini banyak terdapat dalam al-Quran dan hal ini mempunyai makna yang besar.

Menurut Ibn Kathir pula, sibghah Allah adalah agama islam itu sendiri. Ini ana petik ayat sepenuhnya dari tafsirnya:

(The Sibghah of Allah). Ad-Dahhak said that Ibn `Abbas commented, "The religion of Allah.'' This Tafsir was also reported of Mujahid, Abu Al-`Aliyah, `Ikrimah, Ibrahim, Al-Hasan, Qatadah, Ad-Dahhak, `Abdullah bin Kathir, `Atiyah Al-`Awfi, Ar-Rabi` bin Anas, As-Suddi and other scholars.

Maka, sudah terang lagi bersuluh bahawa hanya orang yang beriman akan mendapat sibghah Allah dan mereka inilah yang telah Allah angkat darjatnya dimana kalam-Nya menyatakan apa yang mereka katakan.

Moga Allah menempatkan kita di kalangan mereka yang ikhlas menjual harta dan jiwa di jalan Allah dengan berjihad menegakkan mengembalikan ubudiyyah yang haq hanya pada-Nya dan juga mengajar serta menyeru manusia sekeliling dan sedunia ke arah kemedekaan jiwa yang hakiki agar kita semua mendapat maghfirah dan syurga seluas langit dan bumi.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Dan juga satu blog lagi yang ana jumpa dan insyaAllah yang boleh menambahkan pemahaman kita mengenai 'sibghah Allah'. "Nampakkan sibghah Allah"

Ana juga tertarik kepada analogi yang diberikan oleh seorang ukhti..Andaikan acuan ais yang berbentuk bulan. Dan ais yang terhasil akan berbentuk bulan sama seperti yang diacukan. Begitulah sibghah Allah (acuan Allah) iaitu Islam itu sendiri. Jika semua manusia terutama pemuda Islam yang menggunakan acuan Allah itu dalam semua aspek kehidupan, bayangkan hasilnya. Bukankah akan mampu terhasilnya generasi yang hebat sama seperti para sahabat iaitu generasi AL-QUran yang unik itu? SubhanAllah..andai semua dapat melihat hal ini..InsyaAllah..

Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah kamu ke dalam agama Islam (dengan mematuhi) segala hukum-hukumnya dan janganlah kamu menurut jejak langkah Syaitan; sesungguhnya Syaitan itu musuh bagi kamu yang terang nyata.
[al-Baqarah:208]

Wallahualam...

Sunday, May 2, 2010

Sibghah Allah

Assalamualaikum wbt..

Exam is just around the corner.. Revision after revision have been done..Now, enough with all those things..

I've been wondering about this ayat and still searching for more information and explanation about it...

"Sibghah Allah. Siapa yang lebih baik sibghah-nya daripdada Allah? Dan kepadaNya kami menyembah" (Al-Baqarah: 138).

Sibghah..sibghah = celupan Allah

p/s: take it as homework..any words to share? You are welcomed

Wassalam